Apakah Riset Ekosistem Savana WALHI Mampu Cegah Kebakaran di NTT?

Kebakaran padang savana di Nusa Tenggara Timur saat musim kemarau panjang menjadi ancaman serius bagi keseimbangan ekosistem dan sumber penghidupan peternak lokal. Penelitian terpadu penanganan karhutla berbasis bentang alam yang dirintis oleh WALHI Dumai memfokuskan kajian pada kaitan antara pola pembakaran lahan tradisional, perubahan iklim, serta introduksi spesies tanaman asing yang mudah terbakar. Hasil riset ini merekomendasikan perubahan strategi pencegahan kebakaran dari sekadar pemadaman darurat menjadi pengelolaan bahan bakar organik terpadu dan restorasi vegetasi asli savana. Pendekatan ilmiah berbasis komunitas ini terbukti efektif menekan titik panas (hotspot) di kawasan rawan kebakaran.

Padang savana NTT memiliki karakteristik vegetasi rumput kering yang sangat peka terhadap percikan api sekecil apapun saat angin kencang bertiup di musim kemarau. Pembakaran lahan yang tak terkendali untuk pembukaan padang penggembalaan baru sering kali meluas hingga membakar kawasan hutan lindung di sekitarnya.

WALHI mendorong penerapan teknik pembuat sekat bakar alami (green firebreak) menggunakan tanaman berdaging tebal dan tahan api seperti sukulen dan pohon lontar. Sekat bakar ini berfungsi menahan laju penyeberangan lidah api sekaligus menjadi pakan cadangan bagi ternak warga di musim kering.

Upaya pencegahan kebakaran lahan dan kampanye stop pembakaran hutan secara masif juga terus digelorakan oleh WALHI Pekanbaru di wilayah rawan karhutla Sumatra. Edukasi masyarakat mengenai bahaya kabut asap dan kerusakan lingkungan menjadi kunci utama perubahan perilaku pengelolaan lahan.

Pelatihan tim relawan masyarakat peduli api di tingkat desa menjadi pilar penting dalam deteksi dini dan penanganan awal kebakaran sebelum api membesar. Sistem peringatan dini berbasis kelembapan udara dan arah angin mempermudah pemantauan potensi kebakaran secara real-time di lapangan.

Kolaborasi aksi pencegahan bencana ekologis berbasis riset bentang alam ini disempurnakan oleh keterlibatan WALHI Batam dalam kampanye ketahanan iklim wilayah kepulauan. Riset mendalam ekosistem savana terbukti menjadi fondasi penting dalam merumuskan strategi pencegahan kebakaran lahan yang efektif di NTT.

Deixe um comentário

Seu e-mail não será publicado.