Bagaimana Langkah WALHI Menjaga Keanekaragaman Hayati Hutan Dayak?

Hutan adat masyarakat Dayak di pedalaman Kalimantan merupakan benteng terakhir perlindungan keanekaragaman hayati tropis yang menyimpan kekayaan flora dan fauna langka dunia. Gerakan penyelamatan kawasan hutan tutupan tropis yang dijalankan oleh WALHI Payakumbuh memfokuskan strategi pada pengakuan hak wilayah adat, pemetaan partisipatif batas hutan, serta penolakan ekspansi perkebunan monokultur skala besar. Penjagaan keanekaragaman hayati berbasis kearifan lokal masyarakat Dayak terbukti efektif mempertahankan tutupan hutan primer dari ancaman deforestasi. Hukum adat yang mengatur kawasan hutan larangan menjadi mekanisme perlindungan alami yang efektif membatasi eksploitasi kayu komersial.

Ancaman perambahan hutan untuk konsesi kelapa sawit dan tambang telah memfragmentasi koridor pergerakan satwa terlindungi seperti orangutan, beruang madu, dan burung enggang. Kerusakan ekosistem ini memicu konflik antara manusia dan satwa liar serta menurunkan keanekaragaman genetik flora hutan.

Masyarakat adat Dayak memiliki sistem pengetahuan lokal yang kaya mengenai pemanfaatan tanaman obat tradisional, pohon penghasil getah, serta tata cara pemanenan hasil hutan non-kayu secara berkelanjutan. WALHI memfasilitasi pendokumentasian pengetahuan lokal ini agar dapat diakui secara legal sebagai bagian dari strategi konservasi nasional.

Gerakan pendampingan pengakuan hutan adat dan hak-hak masyarakat lokal terus dikembangkan oleh WALHI Solok melalui program penguatan kelembagaan desa. Pengakuan hak kelola adat terbukti menjadi instrumen hukum terkuat dalam menghalau ekspansi izin industri ekstraktif perusak hutan.

Pemantauan tutupan hutan secara independen dilakukan menggunakan teknologi pemetaan satelit dan patroli hutan berkala oleh warga lokal. Setiap indikasi perambahan liar atau pembukaan lahan tanpa izin dilaporkan secara transparan untuk segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.

Sinergi advokasi kelestarian hutan tropis dan perlindungan habitat satwa dilindungi ini didukung oleh WALHI Palembang dalam kampanye penyelamatan bentang alam nusantara. Penjagaan hutan adat Dayak merupakan kunci utama dalam mempertahankan biodiversitas Indonesia serta menahan laju pemanasan global.

Deixe um comentário

Seu e-mail não será publicado.